Not Just My Responsibility 2/3

Title : Not just my responsibility

Length : Chapter

Summary : Ada YunJae,ada ChangKyu. Klo ada HoMin berarti ada…JaeKyu! *author gak bakat bikin summary* XP

Main Cast : Mr.Kim, Mr.Cho

Suport Cast : Mr.Jung, Mr. Shim, Mr.Uzumaki, Mr.Uchiha,Mr.Choi

Desclaimer : -sekali lagi- Hukum Yunjae! Yunho milik Jaejoong, Jaejoong milik Yunho, dan YunJae milik kita bersama! 😀 *kok kagak nyambung ya?*

Warning! : Kyu!uke, YAOI, BoyXBoy, OOC,

DISLIKE YAOI? GO AWAY FROM MY FANFIC!!

.:~^O^~:.

Chapter 2 of 3

Jaejoong merasakan pening di kepalanya. Ditolehkannya kepalanya ke kanan. Seorang namja dengan tubuh naked masih tertidur dengan nyenyak. Ia menghela nafas,lalu menunduk.
“Ya Tuhan… ada apa denganku? Kenapa aku bisa melakukan ‘itu’ dengannya semalam…”,keluh Jaejoong. Ia pun bangkit,tak lupa diselimutinya tubuh naked namja bersurai coklat itu. Ia lalu memunguti pakaiannya dan memakainya.
“Eenghh..”,lenguh Kyuhyun yang baru terbangun. Jaejoong menoleh  ke arahnya,lalu mendekatinya.
“Kyuhyun-ssi…”,merasa dipanggil,Kyuhyun pun mendongak.
“Kim Jaejoong…”,tiba-tiba setetes air mata jatuh di pipi Kyuhyun,”apa yang..hiks..kau lakukan padaku..hiks…semalam..?”
“A-aku benar-benar minta maaf soal semalam. Aku berjanji akan bertanggung jawab padamu…”
“Jeongmal? Kau berjanji?”
Jaejoong hanya mengangguk sambil terenyum.
“Baiklah…”,Kyuhyun berdiri untuk mengambil pakaiannya di lantai. Selimut yang tadi menutupi tubuhnya terlepas begitu saja. Membuat mata Jaejoong terbelalak.
“Ehm,Kyuhyun-ssi..”
“Mwo? Kau sudah melihat tubuhku,kan,semalam? Jadi apa masalahnya?”,ujar Kyuhyun dengan entengnya.
“K-kalau begitu,a-aku akan membuat sarapan saja…”,tukas Jaejoong terburu-buru lalu beranjak pergi begitu saja. Dengan gugup tentunya…

.:~^O^~:.

“Kyuhyun-ssi,apa masih terasa sakit?”,tanya Jaejoong hati-hati.
“Hmm…”,Kyuhyun hanya mengangguk sambil mengunyah sarapannya.
“Mianhae…”,sekali lagi Kyuhyun hanya mengangguk.
“Sebenarnya sebagai tanda permohonan maaf aku ingin mengajakmu jalan-jalan. Tapi karena kau masih-,”
“Eeeh..tidak,tidak! Aku sudah tidak sakit lagi,kok!”,sahut Kyuhyun dengan cepat.
“Nde?”
Kyuhyun mengangguk dengan antusias.
“Baiklah… cepat habiskan sarapanmu! Eh,ngomong-ngomong,aku boleh pinjam pakaianmu tidak?”
“tentu!”

.:~^O^~:.

“Jadi kau harus memanggilku ’hyung’. Aku 1 tahun 11 bulan 3 hari lebih tua darimu,”ucap Jaejoong setelah Kyuhyun menyebutkan tanggal lahirnya.
“Hyung atau noona?”,goda Kyuhyun.
“Yaa! Aku ini namja tau!”,protes Jaejoong.
“Ne,ne,ne… aku sudah tau tandanya kok!”,
“Tanda apa?”,tanya Jaejoong bingung.
“Tanda kalau kau benar-benar seorang pria…”
Jaejoong yang baru mengerti pun memerah wajahnya.
“Dia ini bukan anak manusia,eoh? Evil sekali dia ini…”,gerutunya dalam hati. Sedangkan Kyuhyun hanya terkikik geli.
“Kyuhyun-ah!”,sebuah suara memanggil Kyuhyun. Seorang namja berwajah tampan dan bertubuh atletis menghampiri mereka yang tengah jalan-jalan berdua.
“Siwon hyung?”,ujar Kyuhyun memastikan.
“Nee…”
Jaejoong sendiri tengah asyik memandangi seekor kucing berbulu putih di dalam gendongan seorang yeoja. Yeoja itu bersama Siwon tadi.
“Kyuhyun-ah,ada sesuatu yang ingin aku bicarakan denganmu…”,ucap Siwon.
“Bicaralah..”,balas Kyuhyun.
“Tidak di sini,”
“Eh? Tapi aku…”
“Jebaaalll…”,Siwon memohon dengan simba eyes-nya.
Kyuhyun memutar bola matanya. Lalu mengiyakan ajakan Siwon.
Mereka berdua pun pergi ke sebuah cafe terbuka di tepi jalan raya.
“Kyu,apakah Kibum belum kembali dari Amerika?”,tanya Siwon. Wajah Kyuhyun yang tadi ceria pun berubah sendu. Ia menggeleng.
“Aku rindu padanya,hyung..”,tuturnya.
“Nado,Kyu…”
“Hyung,kau tau? Hampir 5 tahun aku selalu menunggunya kembali ke Korea. Aku sudah lelah,hyung…”
“Bersabarlah,Kyu. Dia pasti kembali kok!”,ucap Siwon menyemangati. Walau sebenarnya hatinya-pun terasa hampa. Ya,Cho Kibum,kakak dari Cho Kyuhyun,telah menyelinap masuk ke hatinya,dan tumbuh berkembang bagaikan jamur. Jamur yang indah dan rupawan.
“Haah~ molla,hyung. Agaknya dia sudah melupakan namdongsaeng semata wayangnya ini..”
Sementara itu…
“Kyuhyun?”,Jaejoong celingak-celinguk karena tak mendapati Kyuhyun disampingnya lagi.
“Dimana Kyuhyun?”,tanya Jaejoong pada yeoja di depannya itu.
“Namja yang bersamamu tadi?”
“Ne,”Jaejoong mengangguk gelisah.
“Tenang saja,barusan dia sedang pergi dengan Siwon…”
“Pergi…dengan Siwon?”,sebelah alisnya terangkat.
“Ne,Choi Siwon adikku. Ah,perkenalkan,joneun Choi Nayoon imnida,”
“Kim Jaejoong imnida,”
“Sepertinya kau tertarik dengan kucingku,”tebaknya.
Jaejoong hanya mengangguk polos.
“Kau mau kucing?”,tanyanya.
“Maksudmu?”,ucap Jaejoong tak mengerti.
“Ayo kita beli kucing untukmu!”,yeoja itu menarik tangan Jaejoong menuju sebuah petshop.
Jaejoong yang masih shock hanya menurut. Di dalam hatinya ia berseru,”Ummaaa… Appaaa… aku akan memiliki kuciiiing!!!!”
Tiba di depan petshop,Jaejoong terkaku. Dilihatnya namja bernama Choi Siwon tadi tengah mengelus ikal coklat Kyuhyun-nya dengan penuh kelembutan dan kasih sayang. Seolah Kyuhyun adalah barang porselin yang rawan pecah. Wait! KyuhyunNYA? Baru kemarin ia bertemu dengan Kyuhyun dan hari ini ia sudah mengklaim bahwa Kyuhyun adalah miliknya?
“Kok aku jadi panas gini ya,liat Kyuhyun sama orang lain?”,gumamnya. *Author nyolong dialognya Iqbal di Hanya Kamu* 😛
Jaejoong pun langsung masuk begitu saja,menyusul Nayoon yang sudah berada di dalam toko.
“Jaejoong-ssi,yang ini lucu!”,ujar Nayoon menunjuk seekor kucing berwarna coklat emas. Namun Jaejoong kurang berminat pada kucing itu. Disapunya seluruh isi toko itu. Sampai akhirnya,
“Aku suka yang itu!”,ditunjuknya seekor kucing berbulu abu-abu gelap. *eh? bener gak sih?*
“Ok,jika itu pilihanmu,”Nayoon segera membayar kucing itu.
“Annyeong! Aku pemilik barumu!”,ucap Jaejoong pada kucing barunya itu.
“Siapa namanya?”,tanya Nayoon.
“Hmm… Jiji!”
“Jiji?”
“Ne! Ada Jeje,ada Jiji!”,Jaejoong nyengir sambil mengelus bulu kucingnya.
Nayoon terkekeh.
“Ah,Jaejoong-ssi,kebetulan sedang ada pasar malam! Ayo kita kesana!”
“E-eh..tapi Kyuhyun…”
“Siwon pasti sudah mengantarnya pulang!”
mendengar kata Siwon,hati Jaejoong kembali panas.
“Hah~,mau Kyuhyun pulang sama Siwon kek,mpok Nori kek,Obama kek,nenek gayung kek,apa peduliku…?”,inner Jaejoong,dan akhirnya ia pun mengangguk tanda setuju.

.:~^O^~:.

Langit kota Seoul sudah bertambah gelap. Jaejoong menatap sebuah boneka panda dengan lidahnya yang menjulur pendek. Seolah tengah mengejeknya. Jaejoong tersenyum puas.
“Untuk Kyuhyun?”,tebak Nayoon yang duduk di samping Jaejoong sambil mengemudi.
Jaejoong hanya tersenyum. Diletakkannya boneka itu di dashboard mobil,lalu tangannya menjulur meraih Jiji di jok belakangnya.
“Kyuhyun itu namjachingumu,ne?”
Jaejoong sedikit tersentak. Ia sudah melakukan ‘itu’ dengan Kyuhyun semalam,jadi apakah mereka sudah berpacaran sekarang?
“Mollayo..”,jawab Jaejoong. Nayoon hanya tersenyum.
“Mmm…kita berhenti di sana!”,Jaejoong menunjuk sebuah rumah minimalis sewarna dengan bulu Jiji.
Nayoon pun mengehentikan mobilnya di depan rumah Jaejoong. Jaejoong segera keluar dari dalam mobil dengan Jiji di gendongannya.
“Gamsa hamnida,Nayoon-ssi,”ucap Jaejoong berterima kasih.
Ketika Jaejoong akan berbalik,Nayoon memanggilnya. Jaejoong pun melongokkan(?) kepalanya ke dalam mobil. Sekilas seperti seakan-akan Jaejoong tengah mencium Nayoon di dalam mobil. Dan seseorang berpikiran sama dengan pikiran author.
“Boneka mu tertinggal,”kata Nayoon.
“Ah,gomawo,”Jaejoong mengambil boneka itu. Mobil Nayoon pun berlalu. Jaejoong membuka pintu rumahnya. Baru satu langkah ia masuk ke rumahnya,seseorang membuatnya terkaget. Jiji pun melompat dari tangan Jaejoong.
“Siapa yeoja itu?”,tanya Kyuhyun dengan nada dingin.
“ Yaa! Kau membuat Jiji lepas! Dan kenapa kau ada di sini,Kyu?”,
“Siapa yeoja tadi,Kim Jaejoong?”,
“Sudah kubilang panggil aku ‘hyung’!”
“Jangan mengalihkan pembicaraan!”
“Kau ini kenapa sih,Kyu?”
“Kau hanya perlu menjelaskan siapa dan apa hubunganmu dengan yeoja tadi!”
“Siapa dan apa hubunganku itu tidak ada urusannya denganmu,Cho Kyuhyun!”, Jaejoong berlalu menuju kamarnya. Kyuhyun terdiam. Ia terisak setelah menerima bentakan dari Jaejoong tadi. Pandangannya yang kabur karena air mata yang menggenang menangkap sebuah barang yang tergeletak di lantai. Ia mengambil boneka itu. Boneka panda dengan lidah pinknya yang menjulur.
“Andai boneka ini untukku…”,gumamnya. Cepat-cepat dihapusnya air mata di pipinya. Ia pun melangkah ke kamar Jaejoong.
Saat Kyuhyun akan mengetuk pintu,pintu itu malah terbuka. Lebih tepatnya Jaejoong yang membukanya. Mereka berdua berhadapan.
“Hyung,mianhaeyo. Jeongmal mianhaeyo. Dan,ini,boneka-mu. Tadi terjatuh,” ujar Kyuhyun sembari menyerahkan boneka panda itu. Namun tak ada tanda-tanda Jaejoong mengambil boneka itu. Kyuhyun mendongak.
“Boneka itu untukmu,”
“Eh?”,Kyuhyun terbelalak.
“U-untukku?”,Kyuhyun memastikan. Jaejoong mengangguk.
“Lalu,kenapa kau bisa ada di sini,Kyu?”,tanya Jaejoong.
“A-ku….aku takut kalau kau kabur dari tanggung jawabmu!”,tukas Kyuhyun cepat.
Jaejoong menaikkan sebelah alisnya.
“Gurae… tenang saja,aku bukan pengecut yang kabur setelah meniduri seseorang,”
dan wajah Kyuhyun pun memerah.
“Dan untuk apa kau menanyakan hubunganku dengan yeoja tadi?”,selidik Jaejoong sukses membuat Kyuhyun merutuki dirinya sendiri.
“A-aku tadi… wae? Kenapa kau menanyakan itu?”
“Hanya saja tadi itu kau seperti sedang…cemburu?”. Kyuhyun pun melemparkan deathglare tersangarnya pada Author. *Lah? kok saya? kyu : kan elu yg bikin cerita!* #Author langsung kabur pake odong2
“Eee… i-itu…”,Kyuhyun benar-benar kehabisan kata-kata. Dasar Cho Kyuhyun babo!!!,rutuknya dalam hati.
“Hmm…tak usah dipikirkan. Lebih baik kau bantu aku mencari Jiji sekarang,”
“Jiji?”,Kyuhyun memiringkan kepalanya tanda tak mengerti.
“Ne,kucing ku tadi,”Jaejoong tersenyum lembut.
“Bagaimana? Mau bantu aku,kan,adik kecil?”,Jaejoong kembali menggoda Kyuhyun. Membuat Kyuhyun mempout-kan bibirnya merupakan suatu kepuasan tersendiri untuknya.
“Arraso…”,Jaejoong pun mengacak surai coklat Kyuhyun. Ketika Kyuhyun hendak protes,sesuatu melompat ke arahnya.
“Jiji!!”,seru Jaejoong.
Kyuhyun melihat sesuatu yang melompat ke arahnya tadi. Dan sekarang sesuatu itu tengah berada di tangkapannya.
“Neomu kyeopta!!”,pekik Kyuhyun sambil menggesek-gesekkan pipinya ke bulu halus si Jiji.
“Tentu saja! Kucing ku gituuuu…”,Jaejoong mengambil paksa Jiji dari Kyuhyun.
“Yaa!! Pinjam!!”,Kyuhyun berusaha meraih Jiji. Namun Jaejoong mencegahnya.
“Andwae!!”,Jaejoong mengangkat Jiji tinggi-tinggi. Namun alhasil Jiji malah melompat kabur.
“Haah~”,keduanya mendengus kesal.
“Ini semua karena kau!”,mereka saling menunjuk satu sama lain. Dan sesaat kemudian mereka pun tertawa karena tingkah childish mereka.

TBC~

Bagaimana?! apakah saya gagal membuat epep?! tolong dong,kritikannya….!! saran dan pujian juga boleh! #PLAAK

Ohya,mian baru bisa update skarang. author abis Tes Akhir Bulan soalnya… Dan,gomawo yang sudah baca^^ tinggalin jejak,ne?
#hlah! orang author kadang juga jadi silent reader kok!

Iklan

7 thoughts on “Not Just My Responsibility 2/3

  1. Huahhh!! Makin keren XD
    Apakah nanti ada WonKyu? Or KiHyun?
    Ku harap tidak ada sibum 😐
    Hehe.. Oh ya, author UkeKyu shipper ya?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s