Not Just My Responsibility 1/3

Title : Not just my responsibility

Main Cast : Mr.Kim, Mr.Cho

Suport Cast : Mr.Jung, Mr. Shim, Mr.Uzumaki, Mr.Uchiha,Mr.Choi

Length : Chapter

Summary : Ada YunJae,ada ChangKyu. Klo ada HoMin berarti ada…JaeKyu! *author gak bakat bikin summary* XP

Warning! : Kyu!uke, YAOI, BoyXBoy, OOC, NC ringan (bahkan mungkin tidak tergolong NC)

Desclaimer : Hukum Yunjae! Yunho milik Jaejoong, Jaejoong milik Yunho, dan YunJae milik kita (YJS) bersama! 😀

DISLIKE YAOI? GO AWAY FROM MY FANFIC!!

.:~^O^~:.

Chapter 1 of 3

“Hiks…,”tubuh itu merosot dari dinding yang disandarinya.
“Wae…? mengapa kau meninggalkanku? Hiks…”,namja itu semakin deras mengeluarkan air matanya.
“CHANGMINIE!!!”,panggilnya. Entah pada siapa.

~Meanwhile,Behind the same wall~

“Hiks… Yunnie… apa hiks..salahku….?”,tubuh namja itu terduduk lemas. Bahunya bergetar. Tentu saja karena ia tengah menangis saat ini.
“Bagaimana bisa kau lakukan ini padakuu… hiks..”
“YUNIEEE!!!”

.:~O~:.

Saat ini Kyuhyun –dengan kostum penyamarannya- tengah duduk di sebuah cafe. Mata di balik kacamata hitamnya tak berhenti mengawasi sekeliling.
“Dimana mereka? Kenapa tidak datang-datang juga?”,tanyanya dalam hati.
Baru saja ia selesai memikirkan orang itu,seseorang berhoodie coklat datang dan duduk di salah satu tempat di cafe itu.
“Umur panjang kau,Mr.Shim…”,lanjutnya dalam hati.
“Hyung!”,namja berhoodie tadi –Shim Changmin- melambai pada seseorang yang baru saja datang. Dan itu alasan mengapa ia berada di depan pintu masuk sekarang ini. Namja yang dipanggil ‘hyung’ tadi tersenyum,lalu berjalan ke arah Changmin.
“Annyeong,jagiya. Sudah lama menunggu?”,tanya namja berkulit eksotis –ehm,coklat- itu pada Changmin.
“Ani,aku juga baru datang. Ah,kau ingin pesan apa,hyung?”
“Terserah kau saja…”
“Baiklah,”balas Changmin,”Pelayan!”
Seorang namja berseragam putih dengan aproan coklat cream menghampiri mereka. Sebuah topi yang sewarna dengan aproannya menutupi sebagian wajah pelayan itu.
“Aku ingin coffeeshake dan coffee milk. Ah,lalu 1 cheese cake,2 cupcake coffee,dan…kau ingin pesan apa,hyung?”
“1 Chocolate cake saja,”jawabnya lembut.
“Baiklah,”ucap pelayan itu ketika ia selesai menuliskan pesanan di note kecil miliknya,”Pesanan akan segera tiba,”

Beberapa menit kemudian pesanan mereka pun datang. 1 menit sebelum ice coffee pesanan Kyuhyun juga tiba. Dibawakan oleh pelayan yang sama.
“Ini pesanan anda,Tuan,”ujar pelayan itu sambil meletakkan pesanan Kyuhyun di meja.
“Ne,gamsa hamnida,”balas Kyuhyun. Matanya tak berhenti mengawasi gerak-gerik dua sejoli di sebelah sana itu.
“Ck,mereka sama-sama manly,”gumam Kyuhyun dan pelayan itu bersamaan.
“Eh?”,sekali lagi mereka berdua bingung bersamaan. Jodoh kali ya? *ANDWAEEE!!!*
“Kau mengenal mereka?”,tanya Kyuhyun pada pelayan itu sembari menurunkan –sedikit- kacamata hitam yang sedari tadi bertengger di hidungnya yang bak prosotan anak TK (?).
“Ne,satu dari mereka mantan namjachinguku. Dan,asal kau tau saja,aku hanya berkerja sehari di sini untuk memastikan apakah namja di depannya itu,cukup pantas untuk mantan ku. Jujur saja,kami putus secara sepihak…”,ujar si pelayan.
“Dengan kata lain kau tak ingin putus dengannya,”tambah Kyuhyun.
“Ne,kau benar. Dan orang itu,yang telah merebut nae Yunnie dariku!”,ucap pelayan itu dengan nada sinis.
“Mworago? Changminieku merebut pacarmu darimu? Hah,tidak terbalik? Yunnie mu itu yang telah merebut Changmin dariku!”,ucap Kyuhyun tak kalah sinis.
“MWO? Itu tidak mungkin!”,si pelayan mulai tersulut emosinya. Dan untungnya Kyuhyun lebih mudah mendinginkan kepalanya. Mungkin karena di depannya ada ice coffee #PLAAK *ga nyambung!*
“Lebih baik selesaikan pekerjaanmu. Kita lanjutkan nanti. Ada yang ingin kubicarakan padamu. Kita bertemu di alamat ini,”Kyuhyun menyerahkan kartu alamatnya.
Pelayan –sehari- itu hanya mengangguk. Mungkin memang ada kaitannya dengan ku dan 2 namja pasangan CLBK itu..,pikirnya.
Kyuhyun meraih ice coffeenya,lalu beranjak dari cafe itu.

.:~O~:.

Ting..Tong… bel apartemen Kyuhyun berbunyi. Menandakan ada orang yang memencetnya #PLAAK *yaiyalah!*
“Ne,sebentar!”,seru Kyuhyun dari dapur. Karena terburu-buru,ia lupa melepas aproannya. Segera saja ia melesat untuk membukakan pintu.
“Ternyata kau. Masuklah…”,ujar Kyuhyun pada namja pelayan –sehari- yang ditemuinya tadi pagi.
“Ne,gamsa hamnida,”jawabnya. Setelah mereka berdua masuk dan duduk di sofa soft green di ruang tamu minimalis,suasana canggung meneyelimuti atmosfer di ruangan itu.
“Jadi,apa yang ingin kau-,”pelayan –sehari- itu menghentikan kalimatnya,lalu mengendus-endus (?).
“Aku seperti mencium bau gosong,”ucapnya jujur.
“Aigoo! Aku lupa mematikan kompor!”,seru Kyuhyun tiba-tiba. Ia pun berlari menuju dapurnya. Pelayan –sehari- itu sendirian. Dapat dilihat olehnya foto-foto di atas meja. Sepasang kekasih yang sedang bermain salju di musim dingin,tiduran di atas dedaunan kering di musim gugur,duduk di tengah-tengah padang bunga lavender di musim semi/panas, dan satu lagi ketika 2 orang tersebut berciuman dengan background air hujan yang terjun dari atap rumah. Ia benar-benar iri pada 2 orang itu. Kyuhyun dan –mantan- namjachingunya. Setelah 2 menit tidak ada tanda-tanda kemunculan Kyuhyun dari dapur,Ia mulai sedikit curiga dan..khawatir? ayolah..bagaimana kalau terjadi sesuatu padanya? Ia pun beranjak menuju arah  Kyuhyun pergi tadi. Dan setelah belok ke kanan,akhirnya ia menemukan dapur. Eh? Dapur? Bagaimana tempat ini bisa disebut dapur? Kondisinya yang seperti kapal pecah itu membuatnya sweatdrop sesaat.
“Hiks..pantas saja Changmin berpaling dariku..hiks..memasak mie instan saja.. hiks…malah jadi sungai Han..hiks…”
Si pelayan –sehari- yang mendengar penuturan langsung dari Kyuhyun pun tak sempat membendung tawanya.
“Hwahahaha…”,tangan kirinya memegangi perutnya yang terguncang,lalu punggung tangan kanannya menutup mulutnya yang tertawa tak terkendali. Dan itu membuat Kyuhyun tekejut,lalu bingung,lalu kesal,dan terakhir cemberut.
“Yaa! Apa yang kau tertawakan?!”,seru Kyuhyun sembari bangkit dari lesehannya (?). Sedangkan si pelayan-sehari- itu masih berusaha menghentikan tawanya.
“Arra…”,akhirnya Ia berhasil mengehentikannya –walau tidak total-,menyisakan sebaris senyuman di bibir ranumnya itu. Ia melangkah menuju kulkas 2 pintu di sudut dapur,lalu membuka dan melihat isinya.
“Kau punya banyak bahan makanan,tapi kenapa hanya memasak mie instan?”,tuturnya sambil menyapu seluruh isi kulkas yang bisa dikatakan komplit itu.
“I-itu…”,Kyuhyun gelagapan. Ia menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.
“Kau tak bisa memasak. Right?”,tebak namja itu.
Kyuhyun hanya bisa nyengir kuda. Namja pelayan itu pun mengambil beberapa bahan makanan di dalam kulkas,lalu mulai memasak.
“Hebat sekaliii….”,kagum Kyuhyun dalam hatinya. Namja itu terlihat serius dengan masakannya. Kyuhyun menatap wajah seriusnya itu. Kulitnya putih pucat,seperti miliknya. Mata doe nya yang menawan,sesaat mengingatkannya pada sosok vampire. Ok,abaikan yang satu itu. Rambutnya yang lurus -namun sedikit berantakan sehingga membuatnya tampak cool-  dan melegam. Dan wajahnya yang… entahlah. Kyuhyun sendiri bingung mengenai hal itu. Dia itu cantik,tapi juga tampan.
“Selesai!”,ucap namja itu sambil menggosok-gosokkan telapak tangannya. Ia menoleh ke arah Kyuhyun yang masih menatapnya.
“Apa ada yang salah dengan wajahku?”,tanyanya innocent.
“E-eh…a-aniyo…”,Kyuhyun terbangun dari alam bawah sadarnya(?).
“Kau…memasak sebanyak ini?”,ujar Kyuhyun yang baru tersadar.
“Sebenarnya ada apa denganmu,adik kecil?”,ia mengangkat sebelah alisnya.
“Mworago? Siapa yang adik kecil?”,Kyuhyun mempout kan bibirnya. Namja itu terkekeh,kemudian mengacak rambut ikal coklat milik Kyuhyun. Kyuhyun merasakan ada yang salah dengan jantungnya. Berdetak begitu cepat tanpa alasan. Tanpa alasan? Benarkah?
“Se-sebaiknya kita makan malam dulu. Aku lapar,”tutur Kyuhyun cepat,sembari mengalihkan wajahnya. Ia pun mengambil empat piring berisi makanan lezat nan menggoda itu dengan kedua tangannya,menggunakan teknik pramusaji-pramusaji di warung masakan Padang #PLAAK. Namja itu mengikuti dari belakang.
Kyuhyun meletakkan piring-piring itu di meja makan,lalu mengambil dua buah gelas kaca dan sebotol soju.
“Kau akan minum soju?”,tanya namja tersebut.
“Bukan aku,tapi kita.”sahut Kyuhyun sembari menarik kursi di meja makan,lalu mendudukinya.
“Hmm..bukan hal yang buruk. Lagipula aku juga sudah lama tidak minum,”namja itu duduk di kursi yang bersebelahan dengan Kyuhyun.
~SKIP TIME~
“Jadi siapa namamu?”,tanya Kyuhyun setelah meletakkan sendok dan garpunya.
“Aku Kim Jaejoong,”jawab namja itu,”dan kau,adik kecil?”
“Berhenti memanggilku adik kecil!”,protes Kyuhyun,kembali mempout kan bibir nya.
“Yaa! Jangan ber-aegyo seperti itu! Aku tidak suka!”,ujar Jaejoong sedikit kesal. Sebenarnya ia sedang mati-matian menahan dirinya untuk tidak ‘memakan’ Kyuhyun yang tampak manis karena aegyo nya itu.
“Waeyo? Padahal Changmin suka-suka saja,kok!”,
Jaejoong hanya mengehela nafas sambil memejamkan matanya. Dan ketika ia kembali membuka kelopak matanya…
“Ayo kita minum!”,Kyuhyun nyengir tepat di depan wajahnya. Jaejoong menahan nafasnya. Sedikit susah ia menelan salivanya.
“Kau ini kenapa,Kim Jaejoong? Kita minum-minumnya di kamar saja. Ok?”,cerocos Kyuhyun.
“Bi-bisa kah kau menyingkirkan wajahmu dari hadapanku?”,ujar Jaejoong terbata.
Kyuhyun menarik wajahnya,lalu menunduk,menyembunyikan wajahnya yang mulai memerah.
“Mianhae,Jaejoong-ssi,”katanya. Ia lalu berdiri dan meraih botol soju itu.
“Kajja!”,ajaknya kemudian. Jaejoong hanya mengangguk. Dalam hatinya  ia bertanya,
“ada apa sebenarnya dengan diriku?” Ah! Tapi jangan salahkan Jaejoong jika tadi ia hampir saja tergoda imannya,salahkan namja berambut ikal coklat tadi yang sudah manis malah masih ber-aegyo ria pula.

.:~^O^~:.

Kyuhyun meneguk soju di dalam gelasnya. Yang nampaknya akan menjadi yang terakhir di malam itu. Matanya menyipit. Ia sudah dalam keadaan mabuk sekarang. Begitu juga dengan namja di sampingnya.
“Yaa…huks… adik kecil,siapa…huks…namamu?”,tanya Jaejoong dengan tingkat kemabukan(?) yang tinggi.
“Aku..huks… Cho Kyuhyun…”,Kyuhyun yang sudah hilang kesadaran menjatuhkan kepalanya di bahu Jaejoong.
“Cho Kyuhyun,ne? Huks..nama yang indah…huks…seindah orangnya…”,dan… Hey! apa ini?! Tidak,kalian tidak salah lihat. Senyum itu,senyum ‘pervert’ itu,tersungging di bibir namja cantik bermarga Kim tersebut. Perlahan diciumnya bibir Kyuhyun,kemudian menjadi lumatan-lumatan lembut.
“Engh..”,lenguh Kyuhyun sexy di tengah ciuman itu. Dan itu membuat seorang Kim Jaejoong semakin ‘terangsang’. Ciuman itu mengganas. Dielusnya dengan lembut junior Kyuhyun yang masih tertutup celana pendek selutut berwarna abu-abu itu. Membuat Kyuhyun semakin mendesah dengan semakin sexy pula. Dan itu juga semakin membuat Jaejoong tak sabar. Digendongnya Kyuhyun ala bridal style menuju kasur berukuran Queen size di sebelahnya. Ditindihnya tubuh Kyuhyun. Apakah kalian bisa melihatnya sekarang? Mengapa Cho Kyuhyun yang jadi uke nya (yang ‘di bawah’)? Hey! lihat itu! Lengan kurus Kyuhyun kalah telak dengan otot biceps yang terbentuk dengan indah di lengan milik Jaejoong.
Dan ‘permainan’ pun dimulai,diawali dengan seringaian di bibir Jaejoong.
“You’re mine tonight…Cho Kyuhyun…”

.:~^O^~:.

TBC

Hwaaa!! apa ini???!! sekali lagi,ini epep amatir dari author amatiran XD Mianhae  kalau teramat sangat sungguh benar-benar mengecewakan sekali *bow* saya tunggu respon dari readers ya!

Iklan

13 thoughts on “Not Just My Responsibility 1/3

  1. Annyeong, saya readers baru di wp ini 🙂

    Huaaaa ff’a keren chingu..
    Akhir’a kyuhyun oppa sama siapa???
    Itu JaeKyu, mau ngapain???
    Di tunggu kelanjutan’a…

    • annyeong juga,chingu^^ salam kenal n’ welcome to my blog!
      huwaaa!!! saya gak nyangka ada yg bilang ff saya keren *auhtor lompat2 ala vampir cina*
      Eum… jaekyu-nya lagi… chingu baca part 2 nya aja deh!
      Hehehe…
      GOMAWO udah baca^^

  2. Anneyong.. Saya readers baru 😀 je ireumeun Youra imnida~ ^^
    FF ini udh end ya? Tapi aku review dari chap 1 gpp kan?

    NC nya ada gak chingu? O.o
    Pengen baca NC JaeKyu deh.. XD
    Fighting!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s