You’re My Destiny

Author : Jejekyu

Cast : Shim Changmin, Cho Kyuhyun, -Choi Siwon, Park Yoochun, Jung Jessica-

Pair : ChangKyu/MinKyu

Genre : Romance

Rated : T

Summary : Sebenarnya dia itu PENGERTIAN atau TIDAK PEDULI??

Warning : Abal-abal, YAOI, OOC,Kyu!uke

Desclimer : Semua punya saya! Cast punya saya,cerita punya saya,netbook yang buat ngetik ni FF juga punya saya! *maruk*
#dichidori Sasuke

Dislike YAOI? Just out from my Fanfic!

.:START:.

“Kau ini beruntung sekali ya! Namjachingumu itu sangat perngertian,tidak seperti Junsu yang overprotective padaku..,”
kalimat Yoochun tadi siang terus terngiang di telinga Changmin . Ya,namjachingunya –Cho Kyuhyun- memang berbeda dari kekasih-kekasih orang kebanyakan. Untuk bukti saja :
1. Changmin janjian dengan Kyuhyun untuk bertemu di taman kota. Padahal sore itu suhu udara kota Seoul sangat dingin mengingat saat itu tengah musim dingin. Namun Kyuhyun tak menolak. Bahkan ia masih setia menunggu Changmin yang ngeret 3 jam lebih! Dan Kyuhyun pun tetap memaafkannya. Itu membuat Changmin benar-benar lega dan…bingung. Yeah~ setidaknya –biasanya- orang-orang akan ngambek/marah jika harus menunggu seseorang yang mengajaknya ketemuan dan malah terlambat 3 jam lebih dengan suhu dibawah 0 derajat celcius di bangku taman sendirian.
2. Malam itu seorang yeoja –temannya- meminta bantuannya untuk menyusun skripsi. Dan mereka hanya BER-DU-A. Sebenarnya Changmin masih ingin bersama dengan Kyuhyun,maka dari itu Ia sangat mengharapkan agar Kyuhyun melarangnya. Tapi apa yang malah ia dengar?
“Ah,gwechana. Pasti Changmin akan sangat membantumu,” . Dan itu membuat Changmin kecewa.
3. Changmin adalah seorang mahasiswa di Kyunghee University. Selain seorang mahasiswa teladan,ia juga seorang aktor. Baru kemarin lusa ia menyelesaikan dramanya,Promise Kiss. Sesuai judulnya,Changmin selaku pemeran utama pria diharuskan –diwajibkan- berciuman dengan pemeran utama wanita-nya. Changmin sangat takut ketika melakukannya,tetapi ia mencoba untuk tetap profesional. Changmin segera meminta maaf pada Kyuhyun mengenai hal itu. Namun Kyuhyun hanya menjawab dengan entengnya, “Gwechana,hanya akting,kan?” .

Untuk bukti nomor 1,Changmin masih bisa memakluminya. Kyuhyun-nya memang orang yang kelewat baik *gak salah tuh? :P* Tetapi untuk bukti nomor 2 dan 3,itu malah membuat Changmin curiga. Di sisi lain Changmin memang merasa cukup nyaman –tidak terkekang seperti apa yang dialami Yoochun- namun di satu sisi Ia malah merasa tidak enak. Sebenarnya Kyuhyun itu PENGERTIAN atau malah TAK PEDULI dan TAK MENGANGGAPNYA lagi?

.:1003:.

Changmin berjalan di koridor menembus gerombolan mahasiswa-mahasiswa lain. Membuatnya menjadi bak bintang –walau memang kenyataannya begitu- karena otomatis Ia menjadi sorotan sekarang. Hanya satu tujuan Changmin sekarang ini. Perpustakaan kampus. Kaki jenjang Changmin melewati pintu kayu berwarna hijau yang diatasnya terdapat tulisan LIBRARY. Dan tubuh tingginya itu terdiam kaku ketika dilihatnya Kyuhyun tengah mengusap pelan tangan Siwon. Changmin benar-benar dibuat naik pitam olehnya. Jealous? Of course!
“Apakah masih sakit?”,Kyuhyun bertanya dengan nada khawatir pada orang yang tangannya masih dalam usapannya.
“G-gwecahana,ini sudah tidak sakit kok!”,terdengar nada gugup dalam ucapan Siwon barusan. Dan dengan kecepatan melebihi BoboiBoy angin *author lagi kena demam BoboiBoy XP* Changmin menghampiri mereka.
“Yaa! Apa yang kau lakukan pada Kyunie ku?!”,tanya Changmin setelah ia sukses menarik Kyuhyun ke belakang tubuhnya.
“Changmin-ah,neoga wae?”,tanya Kyuhyun.
“Aku sedang bicara pada namja brengsek ini,Kyu,”sahut Changmin.
“Tapi dia tak salah apapun! Aku tak sengaja menginjak tangannya tadi. Berhentilah bersikap kekanakan seperti ini,Shim Changmin!”,seru Kyuhyun yang kini sudah berada di samping Changmin.
Changmin terdiam.
“Arraso… tapi jangan harap aku mau memberikan Kyuhyun –ku padamu,Choi Siwon!”,ucap Changmin ketus.
“Dan kau Mr.Cho,ada yang perlu kita bicarakan sekarang!”,Kyuhyun hanya pasrah ketika Changmin menarik tangannya.
Changmin membawanya ke gedung olah raga yang sedang tak dipakai *bosen klo ke atap sekolah terus!*.
“Aku ingin bicara padamu,”ujar Changmin dingin,walau sebenarnya ia tak menginginkan nada itu.
“Bicaralah,”sahut Kyuhyun.
“Aku ingin bertanya padamu. Apakah kau mencintaiku?”,
“huh? Pertanyaan bodoh macam apa itu,Minnie? Tentu saja aku mencintaimu!”,
“Tapi mengapa kau tak peduli padaku?”,kali ini Changmin menatap Kyuhyun dengan sendu.
“A-apakah aku pernah menelantarkanmu?”,Kyuhyun balik bertanya dengan takut.
“Anii!”,Changmin mulai gemas,”Maksudku,kenapa kau seolah tak menganggapku sebagai namjachingumu?”,
Kyuhyun menautkan alisnya. Bingung akan pertanyaan namjachingunya yang -orang jawa bilang- NJLIMET.
“Kau membiarkanku pergi dengan yeoja lain,kau diam saja saat aku berciuman dengan yeoja lain,kau-,”
~CUUP
Kyuhyun memotong penjelasan Changmin –yang seperti kereta Argo Bromo- *bertele-tele maksudnya…* dengan ciumannya.
“Itu karena aku percaya pada takdir,”ujar Kyuhyun setelah melepas tautan bibirnya.
Changmin menatap Kyuhyun dengan pandangan tak mengerti.
“Aku percaya kalau kau adalah takdirku. Apapun yang kau lakukan,kau tetaplah milikku. Karena kau hanya tercipta untukku. Maka dari itu,aku akan tetap setia denganmu…”jelas Kyuhyun sembari tersenyum tulus.
“Kalau begitu aku juga akan percaya pada takdirku. Kau tau apa takdirku?”,
Kyuhyun menggelengkan kepalanya pelan. Membuat Changmin merasa gemas pada namja tampan nan cantik -pada waktu yang sama- yang polos di depannya ini.
“Takdirku adalah…mencintaimu dan melindungimu seumur hidupku,”Changmin memeluk pinggang Kyuhyun dan membawanya dalam sebuah ciuman lembut. Kyuhyun menarik tengkuk Changmin,membuat ciuman itu semakin dalam.
“Saranghae,Kyuu…”
“Nado…”
“Mmm…tapi Kyu,sejujurnya aku ingin kau overprotective padaku…”
“Overprotective?”
“Hmm…”,Changmin mengangguk.
“Arraso…”

.:1003:.

“Changmin oppa! Aku ingin foto denganmu!”,seru Jesica si mahasiswa semester satu –salah satu penggemar Changmin- sambil berlari menuju arah Changmin yang disebelahnya terdapat seekor Kyuhyun #PLAAK!!
“Eh? Foto?”,ulang Changmin sambil tersenyum ramah. Jesica hampir saja mengagguk,namun sebuah aura hitam menguar dari tubuh yang masih berdiri di sebelah Changmin.
“Eum… tanda tangan saja deh!”,ralat Jesica yang sudah mendapatkan deathglare gratis dari Kyuhyun.
“Benar,tidak jadi foto bersama?”,goda Changmin sambil tersenyum penuh arti. Tentu saja karena baru saja melirik namjachingu-nya yang ternyata menuruti kemauannya.
Jesica mengangguk takut. Ia pun menyerahkan selembar kertas dan sebuah bolpoint kepada Changmin. Changmin pun dengan senang hati memberi tanda tangannya. Setelah itu Jesica langsung pergi dengan bergidik ngeri karena masih terbayang akan aura gelap dari seorang bermarga Cho itu.
“Hahaha…kerja bagus,chagi,”Changmin menngacak rambut ikal Kyuhyun yang tersenyum dengan imutnya.

.:1003:.

“Yo!Shim Changmin!”,panggil Yoochun dari belakang Changmin. Spontan Changmin pun menoleh.
“Eh,Yoochun hyung!”,seru Changmin.
“Eh,ada Kyuhyunie juga!,”Yoochun kini telah berada di depan ChangKyu.
“Ada apa,hyung?”,tanya Changmin.
“Pulang nanti kita main ke rumah Jaejoong yuk!”,
“Tapi pulang nanti aku dan Kyuhyun mau makan siang bersama…”,tolak Changmin lembut.
“Ayo,Kyu… Larang aku untuk pergi dengan Yoochun…”, batin Changmin harap-harap cemas.
“Kyuu…boleh kan?”,ujar Yoochun sambil menunjukkan aegyo nya pada Kyuhyun.
“Tidak bisa!”,ucap Kyuhyun ketus sambil menyilangkan tangannya di depan dadanya.
“Tuh kaan…Kyuhyun memperbo- tunggu! Kau tadi bilang ‘tidak’,Kyu?”,Yoochun menatap Kyuhyun tak percaya.
“Ne,kami akan makan siang bersama nanti. Jadi….maaf saja,ya,Park Yoochun,”Kyuhyun menggandeng lengan Changmin sambil mengajaknya pergi. Changmin pun tersenyum.

~^FIN^~

$@-EPILOG-@$

Malam itu Changmin bersama sepeda motornya melaju menembus kegelapan. Tiba-tiba matanya menangkap sosok wanita berdiri sendirian di pinggir jalan yang sepi. Karena merasa iba,Ia pun menghampiri yeoja itu.
“Mbak, mbak, kok sendirian di sini? Nunggu angkot,ya,mbak?”,tanya Changmin. Yeoja itu hanya mengangguk,tanpa memperlihatkan wajahnya –yang dari tadi terus menunduk-.
“Jam segini mana ada angkot,mbak… ya sudah,mbak bonceng saya aja.”
“Makasih,mas…”,ujar yeoja itu dengan nada rendah (?) kemudian duduk di belakang Changmin.
“Rumahnya dimana sih,mbak?”,tanya Changmin berbasa-basi.
“Jauh dari sini,mas…”
“Lah,terus ntar pulangnya gimana?”
“Saya harus naik taksi,terus naik pesawat,terus naik bus dulu,mas…”
“Eh? Naik pesawat segala?”,inner Changmin.
Purple line,let me set up my world
Nugudo deoleoboji mot haetdeon this way
Ijeneun nae bangshik dareun eoddeon nuguwado gateulsu eobseo

Samar-samar terdengar lantunan lagu paling nge hits se-angkasa raya *dipeluk JeJe**dideathglare Yunho*
Changmin menghentikan motornya.
“Yeobaseyo?”
“Dimana kau sekarang,hm?”,terdengar suara dari seberang.
“Aku…baru saja sampai rumah,Kyu ah. Ada apa?”
“ooh… sudah berani berbohong,hm?”,kali ini suara itu tidak terdengar dari ponselnya. Namun tepat dari sampingnya. Spontan Changmin menoleh.
“K-Kyuhyun?”,ujar Changmin gelagapan. Rupanya tadi Changmin berhenti tepat di depan mini market. Dan Kyuhyun baru saja selesai berbelanja dari situ.
“I-ini bukan seperti yang kau pikirkan,”Changmin mencoba menjelaskan.
Kyuhyun tak menggubrisnya. Tatapannya tertuju pada yeoja di belakang Changmin.
“Tadi dia sedang nunggu angkot sendirian. Tapi jam segini mana mungkin ada angkot… ya,kan,chagi?”
“Tsk,alasan!”,desis Kyuhyun. Ia masih menatap yeoja itu dengan tatapan iblis andalannya. Yeoja itu merasakan sebuah aura dahsyat berasal dari tubuh Kyuhyun. Bahkan aura itu melebihi milik penguasa TPU Jeruk Purut –kampung halamannya-.
“Mas,gak jadi aja deh… saya mau ngilang aja..”,ujar yeoja itu sambil menahan ngeri yang menjalari seluruh tubuhnya.
CLING! Dan dalam hitungan detik yeoja itu menghilang menyisakan kepulan asap.
ChangKyu saling pandang.
“Tadi itu….”,Changmin tak melanjutkan kata-katanya.
“HANTUUUU!!!!”

~~~~
HWAAAA!!!! Gatot euy! mianhe,author amatiran #PLAKK
Saya terima kritik dan sarannya. tapi jangan pedes2,cabe nya 2 aja! XP

Iklan

14 thoughts on “You’re My Destiny

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s